Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

img_head
BERITA

Ketua MS Aceh Launching Aplikasi SIJINTER ; Mahkamah Syar'iyah, Kepolisian, Satpol PP/WH, Kejaksaan dan Lapas Kualasimpang Tandatangani MoU

Okt12

Konten : berita humas
Telah dibaca : 113 Kali


Kualasimpang | ms-kualasimpang.go.id

Selasa 12/10/2021 Ketua Mahkamah Syar'iyah Aceh Dr. Hj. Rosmawardani, S.H., M.H me-launching Aplikasi Sistem Jinayat Terpadu (SIJINTER) Mahkamah Syar'iyah (MS) Kualasimpang. Acara launching aplikasi diadakan di Ruang Aula MS kualasimpang pada pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, S.T.. acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan MoU oleh stakeholder yakni Kepolisian, Satpol PP/WH, Kejaksaan dan Lapas Kualasimpang.

Aplikasi Sistem Jinayat Terpadu (SIJINTER) memudahkan koordinasi administrasi perkara jinayah antara lembaga Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang, Kepolisian Resort Aceh Tamiang, Satpol PP/WH Aceh Tamiang, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, dan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kualasimpang, terutama permohonan izin penggeledahan, permohonan izin penyitaan, permohonan perpanjangan penahanan dan pemberitahuan salinan putusan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRK Kabupaten Aceh Tamiang, Perwakilan DANDIM 01117 Aceh Tamiang, Wakil Ketua PN Kualasimpang, Ketua MPU Aceh Tamiang, Kadis Syariat Islam Aceh Tamiang, Perwakilan Branch Manager BSI Kualasimpang dan Ketua MS Calang.

"Pengembangan aplikasi ini berawal dari kekhawatiran kita yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, kita sulit untuk bertemu, namun dengan adanya aplikasi ini kita cukup upload kinerja kita sehingga proses administrasi dapat berjalan dengan mudah". Jelas Dangas Siregar, S.H.I., M.H. selaku Ketua MS Kualasimpang. Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, S.H., M.Kn, melalui Wakilnya Tengku Insyafuddin, ST memberikan apresiasinya "Melaui aplikasi Sistem Jinayat Terpadu atau SIJINTER ini, maka semakin banyak aktivitas yang dapat diselesaikan dengan mudah dan cepat". Ketua MS Aceh dalam sambutannya "Jinayat adalah suatu kekhususan dan keistimewaan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat, penandatanganan MoU tadi sangatlah bermanfaat, kekhususan dan keistimewaan jika tidak kita benahi, sayang jika nanti jika dicabut kembali".

Harapannya, pemanfaatan aplikasi SIJINTER ini dapat memudahkan koordinasi para stakeholder dalam penanganan perkara jinayat sehingga dapat memudahkan proses baik dari awal penanganan perkara hingga pemberitahuan salinan putusan.

(Humas/MCL)

  • Galeri