Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

img_head
BERITA

Tingkatkan Kompetensi, Ketua dan Hakim MS Kualasimpang Ikuti Bimtek Berbagai Permasalahan Praktik Eksekusi Di Pengadilan

Sep10

Konten : berita humas
Telah dibaca : 94 Kali


Kualasimpang | ms-kualasimpang.go.id

Jumat 10/09/2021 Dirjen Badilag MA RI kembali mengadakan bimbingan teknis yustisial secara virtual menggunakan aplikasi zoom dan live di youtube. Bimbingan Teknis kali ini mengusung tema Berbagai Permasalahan Praktik Eksekusi Di Pengadilan. Acara tersebut dimulai pada pukul 08.00 WIB yang dimoderatori langsung oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama yaitu Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag.

Ketua MS Kualasimpang Bapak Dangas Siregar, S.H.I., M.H. ditemani Hakim MS Kualasimpang Bapak Mamfaluthy, S.H.I., M.H., dan Bapak Muhajjir, S.H.I., M.Ag. ikut hadir dalam acara bimbingan teknis yustisial secara virtual. Ketua MS Kualasimpang sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan kegiatan yang dilakukan Dirjen Badilag, sebagai pembelajaran dan update pengetahuan bagi aparatur yang bernaung di Mahkamah Agung.

Eksekusi adalah suatu pelaksanaan isi suatu putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) yang dilakukan secara paksa. Apabila pihak tereksekusi atau tergugat tidak mau menjalankan isi putusan secara sukarela, maka pihak penggugat dapat memohonkan upaya eksekusi kepada pengadilan. Dalam sambutannya Bapak Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. selaku Dirjen Badilag menjelaskan bahwa "Putusan pengadilan adalah mahkota hakim sedangkan eksekusi putusan adalah mahkota pengadilan, apabila putusan tidak dapat dijalankan maka kewibawaan pengadilan semakin lama akan semakin hilang di mata masyarakat, dampak negatif tersebut akan dirasakan oleh semua pengadilan."

Pada kesempatan kali ini, Bapak Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M. selaku Narasumber menjelaskan bahwa "Sita jaminan adalah kewenangan ketua majelis, sementara sita eksekusi adalah kewenangan Ketua Pengadilan, maka pas yang dikatakan Bapak Dirjen kita tadi, bahwa putusan adalah mahkota hakim sedangkan eksekusi adalah mahkota pengadilan".

Bapak Dangas Siregar, S.H.I., M.H. selaku Ketua Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang setelah mengikuti bimtek menyampaikan "Melalui kegiatan ini, harapannya kami para aparatur Mahkamah Syar'iyah Kualasimpang, khususnya Hakim, mampu meningkatkan profesionalitas dalam menghadapi perkara yang membutuhkan eksekusi sehingga para pihak bisa mendapatkan keadilan di hadapan hukum".

(Humas)

  • Galeri