img_head
BERITA

Ketua Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang Hadiri Rapat Paripurna HUT Kab. Aceh Tamiang Ke-17

Apr10

Konten : berita humas
Telah dibaca : 21 Kali


Kualasimpang | ms-kualasimpang.go.id

DPRK Aceh Tamiang menggelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kab. Aceh Tamiang ke-17 pada Selasa 09/04/2019 pukul 20.30 WIB bertempat di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Tamiang.

Acara tersebut diawali dengan makan malam bersama di Gedung DPRK Aceh Tamiang dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Peringatan HUT Kab. Aceh Tamiang ke-17 yang dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan Shalawat Badar dan menyanyikan lagu Indonesa Raya, kemudian Rapat Paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Tamiang (Fadlon, SH) didampingi oleh Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang (Juanda, S.IP dan Nora Idah Nita).

Ketua Mahkamah Syar’iyah Kualasimpang yang dalam hal ini diwakili oleh Hakim (Handika Fuji Sunu, S.HI., MH) menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRK Aceh Tamiang, turut juga dihadiri oleh Bupati Aceh Tamiang (H. Mursil, SH., M. Kn), Walikota Langsa, Bupati Langkat, Bupati Aceh Timur, Ketua dan seluruh anggota DPRK Aceh Tamiang, Kapolres Aceh Tamiang, Dandim 0117/ATAM, Ketua MPU Aceh Tamiang serta seluruh Forkopimda Aceh Tamiang.

Ketua DPRK Aceh Tamiang (Fadlon, SH) Menyampaikan Selamat HUT Aceh Tamiang ke 17 kepada seluruh segenap masyarakat Aceh Tamiang. "Semoga Aceh Tamiang semakin sejahtera". Beliau juga mengatakan HUT ini juga merupakan wujud syukur dan ungkapan terimakasih kepada para pejuang pendahulu kita dan perintis Pemekaran Kabupaten Aeh Tamiang.

Bupati Aceh Tamiang (H. Mursil, SH., M. Kn) menyampaikan dalam sambutannya mengajak segenap komponen Negeri Bumi Muda Sedia membangun kebersamaan, sinergitas dan partisipasi seluruh komponen daerah. berbagai hambatan dan kendala akan dapat kita atasi bersama, jika kita bersatu padu untuk membangun Aceh Tamiang menjadikannya mandiri dan islami. Bupati menegaskan membangun daerah menjadi lebih baik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, melainkan butuh perjuangan dan sinergitas dengan semua elemen baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif dan yang lebih penting lagi adalah dukungan masyarakat Karena kami menyadari membangun daerah tidak bisa dilakukan tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat.

(ABR)

  • Galeri